Postingan

Muridku yang sedang ''Ngambek''

Ada beberapa perasaan bersalah dari saya sebagai guru bagi murid saya sendiri. Bagaimana saya selalu memiliki ekspektasi yang amat tinggi terhadap murid yang saya ajarkan. Saya tidak memaksakan nilai yang besar setiap ujian sekolah , saya juga tidak mengharuskan dia menjadi pintar segala macam pelajaran. Tapi saya selalu menekankan pada mereka , untuk pertemuan yang singkat disetiap minggunya setidaknya dimanfaatkan dengan sangat baik. Karena buat saya, mereka adalah tanggungjawab terbesar saya saat itu. Saya harus membimbing dia dari yang banyak lupa jadi berkurang lupa nya, karena apabila saya bilang tidak tahu apa apa, itu tidak mungkin, karena sejatinya , mereka sudah mendapatkan materi di sekolah oleh guru-guru mereka sebelumnya. Untuk itu tugas saya saat mengajar mereka dirumah adalah membimbing semaksimal saya, membantu memcahkan setiap masalah yang mereka hadapi disekolah, membantu mengingat - ingat lagi materi yang sudah agak agak lupa, walau hanya dalam hitungan jam atau har...

Biarkan Lelahmu Menjadi Lillah

Ingat... Jika apa yang kamu kerjakan terasa berat, terasa sulit, terasa letih.. Ingat.. Apa tujuanmu.. .. Apa pun yang kamu kerjakan , apapun yang kamu lakukan , semua telah diatur, semuanya ada nilainya, semua ada pertanggungjawabannya.. Beban yang ditanggungpun semakin besar, jika apa yang ingin kamu capai semakin tinggi. . Kembali lagi apa tujanmu? Pertama, Lakukan semua pekerjaanmu, kegiatanmu, hanya kepada Allah swt. Ikhlas karena Allah Ta'ala. Jika semua itu sudah kau niatkan ikhlas karena Allah Ta'ala. Insya Allah pekerjaan sulit, akan menjadi terasa sangat ringat, karena kita bukan diberikan hanya dengan kemudahan, tetapi kemampuan untuk meyelesaikan tahap demi tahap dari setiap kesulitan yang kita hadapi. Allah akan membantu melalui cara-Nya, yang tidak bisa kita tebak, tapi tanpa kita sadari kita telah merasakan pertolongan-Nya. Percayalah ini, tujuan yang paling mulia, ini tujuan yang paling akurat, ini tujuan yang paling dan paling membawa berkah ...

Jadi Aku Sebentar Saja

Rasanya mengerut seketika diasingkan, entah dari siapa, darimana atau oleh apa.. Saya tidak berniat untuk berprasangka terhadap oranglain, kecuali prasangka yang baik. Saya lemah akan penilaian saya terhadap sifat oranglain. Saya terpacu pada energi negatif yang terpancar daripada energi positif  yang keluar dari diri seseorang. Saya merasa tidak bisa menangkap aura positif yang timbul secepat aura negatif yang saya tangkap. Pernah nggak, temen-temen semua, ketika awal pertama bertemu dengan temna baru atau berkumpul dengan kawan baru , entah dimulai dari diajak teman atau dari diri kita sendiri yang memulai perkenalan itu, ada rasa canggung bahkan takut, jika kehadiran kita tidak langsung diterima dengan baik oleh lawa bicara kita, atau jika pada awal pertemua kita tidak saling cocok dengan pembahasan yang sedang berlangsung. Ini bukan pertemuan antara 2 orang saja, ini pertemuan yang dilakukan lebih dari 2 orang, bahkan beberpa orang yang cukup banyak.  Kalau sa...

KOK BISA IKUT SHORT COURSE HAKI 2017?

Pengalaman pertama buat saya yang sangat berharga. Kenapa? Karena bisa masuk kedalam bagian dari salah satu kegiatan HAKI itu buat saya adalah hal yang luar biasa sebagai seorang civil engineer. Sekilas saya menceritakan tentang HAKI.  HAKI merupakan singkatan dari Himpunan Ahli Konstruksi Indonesia yang didirikan pada tanggal 2 Oktober 1971 oleh 36 orang Insinyur dalam bidang ketekniksipilan yang bertujuan untuk meningkatkan taraf ilmu teknik konstruksi khususnya dibidang struktural engineering dan membina perkembangan serta kemajuan para ahli konstuksi dimana untuk menunjang semua itu, diadakanlah beberapa kegiatan seperti seminar dan pameran, shor course, sertifikasi keahlian (SKA) dan penerbitan jurnal dan newsletter. Beberapa dari temen-temen yang kuliahnya jurusan teknik sipil, pasti nggak asing sama kata HAKI itu sendiri, emang sih sebernya di teknik sipil itu minta ilmunya macem-macem , dari darat, laut, tanah, air , udara, jalan, infrstruktur semua ada dan masing-masi...

Sulit Untuk Jatuh Cinta

Saya adalah pejuang Mas(a) Depan, Dalam pikiran saya saat ini adalah menjadi anak yang terbaik untuk kedua orangtua saya, bekerja keras, menjadi pribadi yang menyenangkan untuk semua orang, menjauhi pemborosan karena saya sadar saya sudah mampu menghasilkan uang sendiri, mampu berbagi terhadap sesama, dan masih banyak hal lagi yang saat ini saya pikir harus selesaikan.  Namun, saya tersadar, usia saya tahun ini genap 24 tahun. Saya sadar saya masih sendiri, bahkan saya mungkin telah lupa mencari. Tapi apakah saya pantas mencari, padahal Allah sudah berjanji akan menjatuhkan hatiku pada yang Ia akan jatuhkan hatinya padaku nanti. Mungkin saya sudah tidak sabar untuk menunggu waktu yang tepat untuk menemukan. Semoga saya tidak pernah  lelah untuk berdoa kepada Sang Pemilik Hati, untuk minta dipertemukan kepada Si Separuh Hati. Ok intinya ini galau mendadak karena kemarin habis banget bantuin sahabat yang lagi prepare buat menjelang acara hari besarnya di bulan september...

LANGIT FAJAR

LANGIT FAJAR Aku ingin pergi ke dunia itu dimana aku belum menjajaki tempatnya. Langit di negriku biru, tapi serasa ada langit baru disana. Aku ingin menciptakan mimpi yang selama ini terpendam dalam sanubariku. Bisakah aku menemukan jawaban dari semua pertanyaanku? Aku punya impian yang begitu besar melebihi apa yang aku mampu. Aku punya harapan yang begitu besar melebihi harapan kedua orangtuaku. Aku memiliki imajinasi yang begitu kuat melebihi imajinasi sang penyair. Kehidupanku penuh dengan baying-bayang semu. Ketika aku terdiam dikeheningan dunia yang gelap dan dihiasi oleh bintang-bintang, disitulah aku kuatkan mimpiku. Semua orang mencemoohku. Mereka menganggap aku pemimpi ulung, peimajinasi yang tinggi, pemimpi. Kadang aku tak ingin bangun dari tidurku jika aku benar-benar pemimpi. Tekadku tetap bulat, cemoohan mereka adalah motivasi utama untukku. Semakin banyak mimpi buruk yang mereka buat untukku, tak akan pernah membuat semangatku padam. Akan ku kejar mimpiku samp...

BERLARI

BERLARI Aku menanti pergi berlari Aku menanti datangnya pagi Langit yang cerah dan rintikan hujan membuat aku kembali untuk berlari Aku tidak khawatir dengan hujan asalkan aku masih tetap berlari Aku masih mengejar dan terus mengejar Aku tahu didepan akan ada badai dan kerikil Tapi aku malu jika aku tidak bisa berlari Aku takut jika lariku hanya menjauhi kesunyian Aku harus berlari lebih kencang Tapi aku tak mau berlari dengan sia sia Aku harus punya tujuan Yah…. Yang didepan sana Aku berlari untuk yang di depan sana Ia semakin cepat Maka lariku semakin kencang Aku berlari dengan segenap kekuranganku Aku berlari dengan seluruh kebodohanku Aku berlari dan terus berlari seperti manusia bingar Tapi kenapa??? Hatiku malah lamban Jiwaku malah rapuh Rasanya aku ingin menghentikan lariku Tapi aku takut Aku sangat takut Aku takut menangis Aku takut akan jatuh ketika aku berlari Aku bosan jika harus berlari dan pergi Aku takut kehilangan Ia yang ada di depanku